Namun demikian, pemanfaatan teknologi tersebut membutuhkan fondasi yang memadai, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga kesiapan infrastruktur digital, data, talenta, serta sinergi antarpemangku kepentingan.
Dalam pengembangan ekosistem AI, Telkom melihat teknologi sebagai sebuah AI stack yang saling terintegrasi. Fondasinya dimulai dari konektivitas dan infrastruktur digital, kemudian cloud dan compute power, AI model dan agent lab, hingga aplikasi yang dapat digunakan pada berbagai sektor dan fungsi bisnis.
Pendekatan ini memungkinkan berbagai komponen teknologi saling terhubung untuk mendukung kebutuhan bisnis dari hulu hingga hilir.
Lebih lanjut Veranita menambahkan, “Karena itu, yang perlu kita bangun bukan hanya kemampuan teknologinya, tetapi juga ekosistem yang mendukung.
Mulai dari infrastruktur digital, data, talenta, hingga kolaborasi lintas sektor. Dengan fondasi tersebut, AI dapat memberikan dampak yang lebih luas dan menciptakan value creation bagi Indonesia.”
Telkom Solution menghadirkan kapabilitas yang mencakup Artificial Intelligence, data, cloud, dan digital infrastructure untuk mendukung kebutuhan tersebut.
Integrasi berbagai kapabilitas ini memungkinkan Telkom Solution menghadirkan solusi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelanggan sekaligus membantu pelaku industri merespons perkembangan teknologi yang berlangsung semakin cepat.














