“Selain menggarap market konglomerasi perusahaan swasta, Telkom Solution siap mendukung akselerasi digitalisasi di 12 klaster BUMN, 48 kementerian, 120 lembaga pemerintah dan 553 pemerintah daerah,” jelas Reni saat buka puasa bersama awak media di Jakarta.
Menyambung penjelasan Reni, OVP Enterprise Product Development Telkom Tanto Suratno menyampaikan Connectivity+ adalah layanan konektivitas yang terintegrasi secara end-to-end yang didukung layanan SD-WAN, Cloud, Data Center, dan IT Services untuk meningkatkan kapabilitas operasional bisnis pelanggan B2B.
Sementara itu, untuk mendukung implementasi perlindungan data pribadi (PDP) dan layanan keamanan digital multi-layered, Telkom berkolaborasi dengan global giant tech companies dalam penyediaan solusi Cyber Security.
Di samping itu, layanan Artificial Intelligence (AI) berbasis use case dapat memberikan insight mendalam guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.
Reni menambahkan, kehadiran Telkom Solution semakin memperkuat posisi TelkomGroup sebagai pemimpin dalam penyediaan solusi digital di berbagai sektor bisnis, serta mendorong akselerasi transformasi digital di Indonesia.
“Segmen B2B Telkom dibagi menjadi dua. Untuk segmen market small medium enterprise (SME) menggunakan brand Indibiz. Sedangkan untuk market enterprise businesses seperti pemerintah, BUMN, dan swasta yang membutuhkan solusi digital yang lebih advanced, kami menggunakan brand Telkom Solution,” ucap Reni menjabarkan perbedaan Telkom Solution dan Indibiz di market B2B Telkom.













