Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
News Update
Keren ! Aksi Sigap PLN Pastikan Listrik Tanpa Kedip, Dukung Kelancaran Latihan Terintegrasi Trimatra 2026 di Dabo Singkep Keren ! Aksi Sigap PLN Pastikan Listrik Tanpa Kedip, Dukung Kelancaran Latihan Terintegrasi Trimatra 2026 di Dabo Singkep
Groundbreaking SPAM Dabo Singkep, Kementerian PU dan Perumda Tirta Lingga Perluas Akses Air Minum Bersih Groundbreaking SPAM Dabo Singkep, Kementerian PU dan Perumda Tirta Lingga Perluas Akses Air Minum Bersih
Merek Manchester hingga H-Mild Digulung, Bea Cukai Batam Lacak Produsen Rokok Ilegal Merek Manchester hingga H-Mild Digulung, Bea Cukai Batam Lacak Produsen Rokok Ilegal
Tersus TBJ Diduga Diserobot, Kejanggalan Sporadik Terbongkar di PTUN Jakarta Tersus TBJ Diduga Diserobot, Kejanggalan Sporadik Terbongkar di PTUN Jakarta
Sidang PTUN KKP vs PT TBJ: Keabsahan Izin Tersus CV Samudra Energi Prima Dipertanyakan Sidang PTUN KKP vs PT TBJ: Keabsahan Izin Tersus CV Samudra Energi Prima Dipertanyakan

#SPAM Dabo Singkep

Groundbreaking SPAM Dabo Singkep, Kementerian PU dan Perumda Tirta Lingga Perluas Akses Air Minum Bersih
Lingga

Groundbreaking SPAM Dabo Singkep, Kementerian PU dan Perumda Tirta Lingga Perluas Akses Air Minum Bersih

05/08/202605/08/2026
Yudiar Maulana

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Dua HSC Kabur, Hoslan Ditangkap, Siapa Aktor di Balik 1,6 Ton Timah Ilegal di Pulau Pekajang ?
    04/08/202604/08/2026 125
  • 2
    TNI AL Sita 1,6 Ton Timah Ilegal di Lingga, Rantai Bisnis Cukong Mulai Diselidiki
    31/07/202631/07/2026 115
  • 3
    81 Tahun Merdeka, Belum Sepenuhnya Setara: Pendidikan Inklusif Sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
    30/07/202630/07/2026 109
  • 4
    Penyelundupan 1,6 Ton Timah Digagalkan TNI AL di Perairan Pekajang, Diduga Melibatkan Jaringan Internasional
    04/08/202605/08/2026 99
  • 5
    Operasi SAR Penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 Ditutup, Christina Lindasari Belum Ditemukan
    29/07/202629/07/2026 47
  • 6
    TNI AL Bongkar Modus Baru Penyelundupan Timah di Laut Pekajang, 1,6 Ton Pasir Timah Disembunyikan di Bawah Kerambah, Diduga Akan Diselundupkan ke Malaysia
    04/08/202604/08/2026 47
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Peredaran rokok tanpa pita cukai resmi kembali men Peredaran rokok tanpa pita cukai resmi kembali mendapat pukulan telak di Wilayah Batam. Dalam penindakan maraton selama empat hari pada akhir Juli 2026, Bea Cukai Batam menyita sedikitnya 32.790 batang rokok ilegal dari berbagai merek populer seperti Manchester, H-Mild, R7Bold, hingga H&D. Operasi yang menyasar titik-titik eceran berbasis pemetaan intelijen ini berhasil menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai puluhan juta rupiah sekaligus mempertegas komitmen petugas dalam memberantas barang bodong di pasaran.

Namun, mengamankan ribuan bungkus rokok di tingkat pedagang eceran hanyalah awal dari manuver yang lebih besar. Melalui penguatan Operasi ASAP (Amankan Sumber Asal Penerimaan), Bea Cukai Batam kini mengalihkan fokus utamanya untuk membongkar seluruh alur pasokan dari hilir ke hulu. Petugas tengah gencar melakukan pendalaman informasi guna memetakan jalur distribusi lintas daerah hingga memburu produsen utama yang menjadi otak di balik menjamurnya rokok tanpa cukai tersebut.

Langkah agresif ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha maupun distributor agar tidak nekat bermain-main dengan hukum. Bea Cukai Batam menegaskan bahwa penindakan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui operasi mandiri maupun gabungan. Masyarakat pun diimbau untuk turut aktif melapor jika menemukan indikasi pelanggaran cukai, demi menciptakan iklim usaha yang sehat serta melindungi hak penerimaan negara.

#batam #batamhits #batamhits_ #beacukai #rokok
Wajah Kota Batam memang makin tertata rapi sejak a Wajah Kota Batam memang makin tertata rapi sejak aksi pembongkaran massal media reklame luar ruang dilakukan. Namun, di balik estetika visual yang makin 'manglingi' itu, ada jerit sunyi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang kian terjepit. Kebijakan pembersihan billboard konvensional yang digadang-gadang bakal digantikan oleh teknologi videotron modern ternyata menyiakan celah besar: biaya sewa videotron melambung tinggi bak langit dan bumi. Akibatnya, pelaku usaha kecil yang modalnya pas-pasan kini hanya bisa menangis di pojokan karena kehilangan sarana promosi paling efektif dan ekonomis yang selama ini menyokong jualan mereka.

Kondisi makin membingungkan ketika perizinan videotron tahap dua yang dijanjikan Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun tak kunjung dibuka alias 'kelemah-lemahan' tanpa kepastian. Ketimpangan skema sewa antara billboard—yang berbasis kontrak terjangkau—dengan videotron—yang dihitung per detik durasi tayang—membuat panggung promosi luar ruang kini praktis hanya bisa dikuasai oleh korporasi berkantong tebal. Padahal, UMKM lokal membutuhkan media iklan fisik berbiaya masuk akal untuk bertahan hidup di tengah sengitnya persaingan pasar, bukan pajangan digital mewah yang tak mampu mereka sewa.

Melalui Asosiasi Perusahaan Periklanan Kota Batam, para pengusaha pun mendesak pemerintah agar tidak 'membunuh' keberadaan billboard secara total dan segera menerbitkan regulasi yang adil. Menerapkan komposisi berimbang seperti di Jakarta—misalnya rasio 60:40 antara videotron dan billboard—bisa menjadi jalan tengah yang menyelamatkan semua pihak. Jangan sampai niat mempercantik kota justru mengorbankan iklim usaha kerakyatan, memutus potensi Pajak Asli Daerah (PAD), dan membiarkan UMKM Batam gulung tikar secara perlahan hanya karena tak sanggup membeli ruang untuk bersuara.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland #videotron
Insiden kebakaran hebat melanda Kapal Mutiara Sent Insiden kebakaran hebat melanda Kapal Mutiara Sentosa II rute Surabaya-Makassar di perairan utara Kepulauan Sapudi, Sumenep, Jawa Timur, pada Minggu (2/8/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Kapal yang mengangkut sekitar 250 orang tersebut memicu kepulan asap tebal yang membubung dari badan kapal. Hingga siang hari, tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan pemindahan korban serta barang ke kapal penyelamat, dengan mencatat 218 orang berhasil diselamatkan, 4 korban dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dalam proses pencarian.

Proses evakuasi penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama tim gabungan di bawah koordinasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya dan Kementerian Perhubungan. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan pihaknya telah mengerahkan berbagai armada, termasuk kapal patroli KN Grantin P.211 dari KPLP dan KN Masalembo dari Distrik Navigasi, untuk mengamankan lokasi kejadian dan menyisir sisa penumpang yang masih berada di atas kapal.

Meskipun KM Meratus Project 3 menjadi salah satu kapal yang pertama kali menemukan titik lokasi, proses evakuasi tidak dapat dilakukan secara langsung oleh kapal tersebut lantaran muatan barang berbahaya yang dibawanya. Guna memaksimalkan penyelamatan, evakuasi dialihkan dengan melibatkan sejumlah kapal lain yang berada di sekitar area perairan Laut Jawa, seperti TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura. Penyebab pasti kebakaran kapal ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

#mutiarasentosa #kapal #basarnas #sumenep
Di tengah kota yang acuh tak acuh, sebuah drama su Di tengah kota yang acuh tak acuh, sebuah drama sunyi tersaji di depan sebuah gerai makanan di pinggir jalan. Seekor anjing coklat, yang tubuhnya menceritakan kisah tentang panjangnya hari tanpa kepastian, tampak sedang terpaku. Mulutnya sibuk, lidahnya berulang kali menjilati permukaan gambar sebuah makanan.

Anjing malang itu tidak sedang menikmati hidangan. Ia sedang berurusan dengan bayang-bayang. Ia menjilati gambar makanan—sebuah representasi visual yang begitu nyata di matanya yang didera kabut kelaparan, namun sesungguhnya hampa rasa. Di sinilah letak tragedi yang menyayat hati: seekor makhluk hidup yang didorong oleh naluri purba untuk bertahan hidup, terjebak dalam ilusi yang diciptakan oleh tangan manusia. Ia mengira harapan itu bisa dimakan, bahwa gambar itu memiliki jiwa yang bisa memuaskan rasa lapar yang menggerogoti perutnya.

Melihatnya, kita seperti dihadapkan pada cermin yang memantulkan kerentanan eksistensi. Betapa sering kita, makhluk yang mengaku paling berakal, juga terjebak dalam "lapar" yang berbeda—rasa lapar akan kebahagiaan, validasi, atau makna hidup—lalu berakhir menjilati "gambar-gambar" palsu yang disajikan dunia? 

Kita mengejar bayangan kesenangan yang terlihat menggiurkan di layar kaca atau media sosial, mengira itu akan memuaskan dahaga jiwa, hanya untuk menemukan bahwa itu semua hanyalah fatamorgana yang dingin di lidah nurani. 

Anjing coklat itu adalah pengingat, bahwa dalam kelaparan yang paling dalam—baik fisik maupun spiritual—batas antara kenyataan dan harapan sering kali runtuh, menyisakan usaha sia-sia yang pilu untuk memeluk apa yang tak pernah benar-benar ada.

#anjinglucu #hewanpiaraan #makanan #sosis
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
  • PIALA DUNIA 2026
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer