Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Facebook Page
  • Instagram
  • Video
  • Batam
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
News Update
Meninggalkan Pola Lama, Ini Model Pembangunan Baru yang Bakal Diterapkan di Natuna Meninggalkan Pola Lama, Ini Model Pembangunan Baru yang Bakal Diterapkan di Natuna
Viral! Aksi Pungli Parkir di Jembatan 2 Barelang Diperdebatkan Pengacara, Pelaku Bawa-Bawa Alasan Kebersihan Viral! Aksi Pungli Parkir di Jembatan 2 Barelang Diperdebatkan Pengacara, Pelaku Bawa-Bawa Alasan Kebersihan
Gedung Imigrasi Batam Direnovasi Rp46,8 Miliar, Dokumen Legalitas Masih Gantung Gedung Imigrasi Batam Direnovasi Rp46,8 Miliar, Dokumen Legalitas Masih Gantung
BPK Bongkar Kebocoran Retribusi di Batam: Ratusan Juta Layanan Sampah Masuk Ke Mana? BPK Bongkar Kebocoran Retribusi di Batam: Ratusan Juta Layanan Sampah Masuk Ke Mana?
HUT ke-81 RI, PLN Batam Teguhkan Semangat Pengabdian dan Perlindungan Sosial HUT ke-81 RI, PLN Batam Teguhkan Semangat Pengabdian dan Perlindungan Sosial

Pers Natuna

Mubes IV PJN: Jurnalis Natuna Kompak Jaga “Nyala Api” Pers Pulau Terdepan
Komunitas

Mubes IV PJN: Jurnalis Natuna Kompak Jaga “Nyala Api” Pers Pulau Terdepan

27/09/202527/09/2025
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Air Mati Warga Batam Ngamuk, IG Air Batam Hilir Dibatasi Usai Digeruduk Netizen
    18/08/202618/08/2026 138
  • 2
    Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman
    14/08/202614/08/2026 114
  • 3
    Viral! Aksi Pungli Parkir di Jembatan 2 Barelang Diperdebatkan Pengacara, Pelaku Bawa-Bawa Alasan Kebersihan
    18/08/202618/08/2026 106
  • 4
    Dari Bekas Menjadi Manfaat: Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Kumpulrejo Kelola Sampah
    14/08/202614/08/2026 71
  • 5
    Usai Video Kekerasan Viral, Begini Kondisi Balita 4 Tahun di Kepri yang Dibanting Ibu Kandung
    12/08/202612/08/2026 68
  • 6
    Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL
    17/08/202617/08/2026 66
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Dugaan aksi pungutan liar (pungli) kembali mencore Dugaan aksi pungutan liar (pungli) kembali mencoreng citra pariwisata Kota Batam setelah video perdebatan antara seorang pengunjung dan oknum juru parkir liar di Jembatan 2 Barelang viral di media sosial. Insiden yang terjadi di tengah suasana libur Hari Kemerdekaan RI ini bermula saat pengunjung yang berprofesi sebagai pengacara mendadak dihampiri seorang pria berkaos hitam. Pria yang mengaku sebagai "pemuda setempat" tersebut secara sepihak mematok dan menagih tarif parkir sepeda motor sebesar Rp 5.000 tanpa disertai karcis resmi dari Pemerintah Kota Batam.

Mengetahui penarikan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang jelas, sang pengacara secara tegas mempertanyakan keabsahan dan legalitas operasional mereka di kawasan fasilitas umum tersebut. Keributan makin memanas ketika pria tersebut memanggil rekannya yang berkaos oblong hingga memicu adu mulut sengit dan nyaris berujung bentrok fisik di depan para wisatawan lain. Meski terus didesak, pengunjung tersebut tetap berdiri kokoh menolak memberikan uang yang dinilainya sebagai bentuk pemerasan berkedok retribusi.

Tak mau kalah, oknum pemuda berkaos oblong tersebut justru melontarkan berbagai dalih untuk membenarkan aksinya, mulai dari biaya menjaga kebersihan, keamanan area, hingga alasan unik menjaga orang agar tidak melompat dari jembatan. Ia bahkan sempat menyindir profesi korban dengan dalih nominal uang yang diminta sangat kecil. Perdebatan akhirnya mereda setelah kedua oknum tersebut memilih pergi, meninggalkan pertanyaan besar dari publik terkait ketegasan aparat kepolisian dan Pemko Batam dalam menertibkan jukir liar yang kian meresahkan kawasan wisata Barelang.

#batam #batamhits #jembatanbarelang #pungli
Status akun Instagram resmi Air Batam Hilir (@airb Status akun Instagram resmi Air Batam Hilir (@airbatamhilir) mendadak menjadi sorotan warga Batam setelah membatasi akses kolom komentar di tengah krisis air yang meluas. Pihak pengelola air minum tersebut awalnya mengumumkan adanya gangguan teknis beruntun, mulai dari masalah kelistrikan di IPA Duriangkang hingga putusnya kabel fiber optik di jalur Muka Kuning yang melumpuhkan layanan call center. Namun, alih-alih membuka ruang komunikasi di saat warga panik dan membutuhkan informasi pasti, akun pelayanan publik ini justru terkesan menutup diri hingga netizen menyindirnya berubah fungsi menjadi 'layanan private'.

Langkah menutup kolom komentar tersebut dilakukan tepat setelah gelombang kritik dan sindiran tajam memenuhi unggahan resmi mereka. Warga yang terdampak mengekspresikan kekecewaan mendalam atas buruknya penanganan krisis dasar ini, mulai dari keluhan tidak bisa mandi, kesulitan mengurus bayi, hingga netizen yang mengaku bingung cara cebok karena air bersih mati total dari pagi. Tak satu pun komentar positif terlihat di unggahan tersebut, membuat publik menilai ABH enggan menerima realitas kekecewaan pelanggan dan memilih berlindung di balik fitur pembatasan interaksi media sosial.

Sikap tertutup ini pun memicu amarah yang lebih luas hingga merembet ke ranah pemerintahan daerah. Marahnya emak-emak dan masyarakat umum tak lagi terbendung hingga mereka beramai-ramai menandai akun Instagram Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Warga menuntut ketegasan pemerintah untuk menindak pengelola air minum yang dinilai lepas tanggung jawab dan mengabaikan kebutuhan vital publik. Hingga kini, 'matinya' kolom komentar ABH seolah menyimbolkan tersumbatnya saluran komunikasi antara penyedia layanan publik dan warga Batam yang tengah menjerit krisis air.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Penggerebekan arena kasino tersembunyi di 9 Stage Penggerebekan arena kasino tersembunyi di 9 Stage Lounge & Bar, Ruko Nagoya Indah, Batam, menjadi bukti ketegasan kepolisian dalam membongkar praktik perjudian skala besar di kawasan bisnis Kepulauan Riau. Operasi tangkap tangan yang dipimpin langsung oleh Wakabarekskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin pada Sabtu malam (15/8/2026) tersebut berhasil menghentikan total operasional perjudian darat modern ini. Tindakan tegas tersebut dilakukan setelah tim penyelidik memverifikasi laporan masyarakat yang resah akan keberadaan tempat judi terselubung di kawasan Nagoya.

Fokus utama penindakan ini menyasar pada penyitaan barang bukti serta aset berharga yang digunakan untuk menopang operasional kasino. Dalam operasi tersebut, petugas kepolisian menyita sebanyak 105 unit mesin judi modern yang terdiri dari 54 mesin scatter, 20 mesin mahjong, 16 mesin piala, 14 mesin tembak ikan, dan 1 mesin dadu, beserta ribuan chip permainan. Tidak hanya sarana permainan, polisi juga menyita barang bukti uang tunai fantastis senilai Rp7,79 miliar yang ditemukan tersimpan rapi di dalam tiga brankas utama serta laci meja penukaran.

Selain menyita ratusan mesin permainan dan uang miliaran rupiah, petugas mengamankan 197 orang dari lokasi kejadian, mulai dari pemilik berinisial A, puluhan karyawan, bandar, hingga 96 pemain yang 10 di antaranya merupakan warga negara asing. Seluruh barang bukti bernilai besar tersebut kini diamankan untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pengelola kasino terancam dijerat pasal perjudian KUHP terbaru serta jerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

#batam #batamhits #batamhits_ #kasino
Dugaan intimidasi digital membayangi proses penggu Dugaan intimidasi digital membayangi proses penggusuran lahan seluas 6 hektar di Kampung Pantai Melayu, Pulau Rempang, pada Kamis (13/8/2026). Kaukus Indonesia untuk Kebebasan Akademik (KIKA) menyoroti fenomena pemadaman mendadak seluruh jaringan telekomunikasi, sinyal internet, hingga aliran listrik selama sekitar enam jam tepat saat proses penggusuran berlangsung. Pemadaman massal ini dinilai sebagai upaya pembungkaman ruang hidup warga agar situasi di lapangan tidak dapat diakses oleh publik luar.

Perwakilan KIKA, Rina Mardiana, mengungkapkan bahwa blackout komunikasi terjadi sesaat sebelum tim terpadu—terdiri dari kepolisian, BP Batam, Satpol PP, dan Ditpam—masuk membawa alat berat ke kawasan pemukiman. Kondisi tersebut memaksa puluhan warga, yang didominasi oleh kelompok perempuan, terisolasi tanpa akses komunikasi hingga beberapa di antaranya harus menyeberang pulau menuju Tembesi, Batam, hanya untuk mengabarkan bentrokan dan insiden warga yang pingsan di lokasi.

Meski lahan tersebut rencananya dialokasikan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi, KIKA menegaskan bahwa status kepemilikan tanah secara hukum belum dilepaskan atau belum clean and clear. KIKA mendesak pemerintah segera membentuk tim investigasi independen untuk mengusut dalang pemadaman sinyal tersebut, menarik aparat dari ruang hidup warga, serta mematuhi rekomendasi Ombudsman RI dan Komnas HAM terkait penanganan konflik di Pulau Rempang.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland #rempang
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
  • PIALA DUNIA 2026
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Perspektif
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer