harris
BatamKomunitas

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

6
×

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Share this article
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Kota Batam menggelar seminar penguatan ideologi Pancasila di Auditorium Hotel Nagoya Hill, Lubuk Baja, Kota Batam.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Kota Batam menggelar seminar penguatan ideologi Pancasila di Auditorium Hotel Nagoya Hill, Lubuk Baja, Kota Batam.
banner 468x60

Prof. Dr. Ermaya Suradinata mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia.

“Pancasila merupakan landasan utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat. Nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebatas kegiatan seremonial semata,” jelasnya.

BACA JUGA:  BP Batam Dorong Ekosistem Data Center dan AI Berkelanjutan di Tech Week Singapore 2026

Sementara itu, Ketua Umum DPD BMKJ Kota Batam, Syaiful Bahtiar, menjelaskan bahwa penyelenggaraan seminar ini dilatarbelakangi oleh perkembangan Kota Batam yang semakin pesat, baik dari sisi pertumbuhan penduduk maupun keberagaman masyarakatnya.

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kesadaran bersama untuk terus memperkuat persatuan, toleransi, serta pemahaman terhadap ideologi Pancasila.

“Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap masyarakat semakin memahami makna Pancasila dan mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Datangi SMAN 1 Batam Pagi-Pagi, Pesan Menohok Kapolsek Sekupang Ini Bikin Siswa Terdiam

Ia juga menekankan pentingnya peran paguyuban, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dalam menjaga keharmonisan serta mencegah berkembangnya intoleransi, ujaran kebencian, provokasi, maupun polarisasi yang berpotensi mengganggu persatuan masyarakat.