Market

MDI Ventures dan Telkom Indonesia Gelar Nex-BE Fest 2024: Dorong Sinergi Digital Senilai Rp4 Triliun

268
×

MDI Ventures dan Telkom Indonesia Gelar Nex-BE Fest 2024: Dorong Sinergi Digital Senilai Rp4 Triliun

Share this article
CEO MDI Ventures Donald Wihardja (Paling Kiri), Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria (Kedua dari Kiri), Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid (Kedua dari Kanan), VP of Strategy & Sustainability MDI Ventures Alvin Evander (Paling Kanan). (Foto: Dok. Telkom)
banner 468x60

Tidak hanya itu, penghargaan khusus diberikan kepada startup dan perusahaan yang berhasil menciptakan pertumbuhan bisnis dengan dampak nyata terhadap ekosistem digital nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menekankan pentingnya kolaborasi strategis.

“Ekonomi digital bukan hanya menjadi pendorong pertumbuhan, tetapi juga alat untuk mengurangi kesenjangan dan mendekatkan kita pada visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

BACA JUGA:  TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026, Pertegas Komitmen Hadirkan Akses Merata di Indonesia

Peluncuran Impact Report 2024

Salah satu sorotan utama Nex-BE Fest 2024 adalah peluncuran Impact Report 2024 bertajuk “Empowering Progress for Greater Impact”. Laporan ini menggarisbawahi kontribusi startup portofolio MDI Ventures dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, fintech, dan pengurangan emisi karbon. Beberapa startup yang berkontribusi antara lain Amartha, Julo, Delos, Paxel, SwipeRX, Aruna, Qoala, dan Cermati.

BACA JUGA:  Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam

CEO MDI Ventures, Donald Wihardja, mengatakan, “Impact Report ini menunjukkan bagaimana inovasi teknologi dapat menjadi kekuatan perubahan positif dengan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.”

Pertumbuhan Peserta dan Sinergi

Sejak pertama kali digelar pada 2019, Nex-BE Fest terus mencatat peningkatan signifikan. Jumlah peserta meningkat 3,2 kali lipat, pertemuan bisnis melonjak 5,4 kali lipat, dan nilai sinergi yang tercipta tumbuh 2,7 kali lipat, dengan nilai kumulatif mencapai Rp12 triliun.