Dalam pernyataan tegas tersebut, Dishub Lingga menggarisbawahi bahwa mereka hanya menjalankan kebijakan sesuai arahan Bupati Lingga, dan tetap berpijak pada azas pelayanan publik.
Soal anggaran perbaikan pelabuhan alternatif yang akan digunakan, Hendry menyarankan agar konfirmasi teknis dilakukan langsung kepada Kabid Laut, namun ia menegaskan bahwa langkah ini diambil demi keberlangsungan transportasi laut masyarakat.
Polemik ini mencuat setelah operator kapal dan pihak pelabuhan UPP Senayang belum mencapai kesepakatan terkait jadwal pelayaran Oceana 9. Sementara itu, masyarakat yang bergantung pada jalur laut ini mulai merasa resah akan potensi terganggunya aktivitas harian mereka.







