Pendidikan Inklusif: Pemko memfasilitasi beasiswa bagi siswa kurang mampu dan mahasiswa (termasuk asal hinterland), pembagian seragam gratis siswa baru SD–SMP (negeri & swasta), unit sekolah baru (USB), ruang kelas baru (RKB), serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Kesehatan & Universal Health Coverage (UHC): Penguatan program UHC, pemenuhan ketersediaan obat, kecukupan tenaga medis, serta pembenahan sarana prasarana Puskesmas dan RSUD Embung Fatimah.
Serap Tenaga Kerja Lokal Minimal 20 Persen
Guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, Pemko Batam juga memprioritaskan pemberdayaan UMKM, kemudahan perizinan, dan pelatihan kompetensi tenaga kerja.
Langkah konkret penyerapan tenaga kerja lokal ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemko Batam dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) serta 30 perusahaan besar di Batam. Kesepakatan ini mengamanatkan komitmen industri untuk menyerap minimal 20 persen tenaga kerja lokal.
Amsakar berharap proses pembahasan Ranperda APBD 2027 bersama DPRD Kota Batam berjalan konstruktif dan tepat waktu agar program prioritas dapat segera direalisasikan demi percepatan pembangunan Batam.














