Gudangberita.co.id — Tragedi penerbangan melanda kawasan Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat. Sebuah pesawat jet pribadi jenis Learjet 60 jatuh dan menewaskan seluruh penumpang serta awak yang berjumlah 9 orang.
Di tengah proses penyelidikan, publik dihebohkan oleh beredarnya rekaman komunikasi terakhir (Air Traffic Control/ATC) yang sangat mencekam, bersamaan dengan mencuatnya rumor nama penerbang muda asal Florida, Nathalia Filgueiras.
Detik-Detik Mencekam: Anjlok Hingga 32.000 Kaki per Menit
Pesawat dengan nomor registrasi N722BD tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Austin-Bergstrom, Texas, menuju Bandara North Eleuthera di Bahama. Saat melintas di wilayah Florida, awak pesawat sempat melaporkan penerbangan menembus awan presipitasi dan meminta izin untuk naik ke ketinggian 37.000 kaki.
Namun, situasi mendadak memburuk secara drastis. Dalam panggilan mayday, suara awak wanita terdengar melaporkan bahwa pesawat mengalami penurunan kecepatan dan ketinggian secara ekstrem akibat kondisi kecepatan berlebih (overspeed).
Penurunan yang awalnya berada di angka 10.000 kaki per menit meroket hingga 20.000 kaki per menit.
“Kita akan jatuh ke tanah!” teriak awak wanita tersebut dalam rekaman ATC.










