Gudangberita.co.id, Batam — Krisis kelistrikan hebat yang melumpuhkan Kota Batam, Kota Tanjungpinang, hingga Kabupaten Bintan kini mulai mereda. Lebih dari 13 jam warga terisolasi akibat padamnya aliran listrik yang berimbas pada matinya pasokan air bersih dan sinyal telekomunikasi.
Berdasarkan data resmi PT PLN Batam per Selasa (13/10/2026) pukul 04.00 WIB, pemulihan sistem kelistrikan telah mencapai 98,8 persen. Dari total 411.219 pelanggan yang terdampak, sebanyak 406.083 pelanggan sudah kembali menikmati aliran listrik. Seluruh gardu induk (11 lokasi) dan jalur transmisi (12 lokasi) dipastikan telah pulih 100 persen. Saat ini, petugas berfokus menangani satu penyulang pada gardu distribusi yang memadamkan sisa 5.127 pelanggan.
PLN Batam Tepis Isu Hoaks dan Pemadaman 3 Hari
Lamanya durasi pemadaman memicu spekulasi liar dan kepanikan di tengah masyarakat. Beredar narasi hoaks terkait pengumuman pemadaman terencana selama tiga hari berturut-turut hingga pembatasan listrik hanya enam jam dari PLTD Tanjungpinang.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono, menegaskan bahwa kabar tersebut sama sekali tidak benar. Rudi memastikan seluruh perkembangan pemulihan disajikan secara transparan melalui saluran komunikasi resmi perusahaan. Selain itu, PLN Batam membantah rumor yang mengaitkan krisis listrik dengan kerusakan kabel internet bawah laut jalur Singapura–Batam.














