harris
Batam

BP Batam Beri Klarifikasi Terkait Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang

45
×

BP Batam Beri Klarifikasi Terkait Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang

Share this article
Kantor BP Batam
Kantor BP Batam
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Menindaklanjuti pemberitaan terkait aksi penolakan dan dinamika penyiapan lahan di kawasan Kampung Kalat, Pulau Rempang, Badan Pengusahaan (BP) Batam menyampaikan Hak Jawab dan klarifikasi resmi terkait status kegiatan serta penanganan di lapangan.

Melalui surat resmi bernomor B-4770/A6.3/HM.02/8/2026, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, menegaskan bahwa aktivitas yang berlangsung pada Kamis (13/8/2026) merupakan bagian dari proses penyiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, bukan aksi penggusuran terkait Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City.

BACA JUGA:  Dituduh Selingkuh dengan Istri Orang, Pria di Bengkong Batam Diberondong Sajam hingga Kritis

Status Hukum Lahan dan Pendataan Warga

BP Batam menjelaskan bahwa area pembangunan sekolah tersebut berada di atas Hak Pengelolaan (HPL) resmi milik BP Batam seluas 18,5 hektare.

Oleh karena itu, pihak otoritas membantah adanya tindakan penggusuran maupun perampasan hak milik warga secara sepihak.

Terkait klaim kepemilikan oleh warga setempat, BP Batam mencatat ada empat warga yang mengajukan klaim atas sebagian area rencana pembangunan.

BACA JUGA:  BP Batam Kejar Target Peningkatan Jalan Gajah Mada, Progres Capai 39%, Jalur Diperlebar 6 Lajur

“Dua warga telah menyerahkan dokumen terkait klaim kepemilikan lahannya untuk diverifikasi. Sementara untuk dua warga lainnya yang belum menyerahkan dokumen, BP Batam tetap membuka ruang komunikasi persuasif agar tidak ada hak masyarakat yang terabaikan,” tulis keterangan resmi BP Batam.